just for fun ^^

Tittle                        : Hard to Say I’m Sorry

Chapter tittle        : Secret of Yamada  *chap.2

Cast                          : Yamada Ryosuke, Morimoto Ryutaro, Yabu Kouta, Shida Mirai, Minami Oku dll.

Rating                     : All age! ^^

Genre                      : Friendship, Family, Drama, Crack/Comedy

.

.

.

“Ryu-kun! Kau tidak gila bukan?” tanya Yabu sambil bergidik.

“Tidak. Kau ingin tau kenapa?” Ryu tanya balik. Yabu hanya mengangguk penasaran.

“Wakata! Begini sebenarnya, Yabu-kun. Ada satu hal yang membuatnya enggan untuk di anggap sebagai orang yang tinggi pangkatnya dari yang lain. Karena dulu dia pernah salah dalam hal pertemanan. Karena itu pula sifatnya berubah menjadi dingin.” Jelas Ryu .

“Hmm . . . Lalu, apa tas dan koper ini milik Yama-kun?” tanya Yabu.

“Hai, nande?” tanya Ryu.

“Berat sekali! Apa saja yang Yama-kun bawa? Batukah? Atau bom?” kata Yabu sambil mengangkat-angkat koper Yamada. Ryu hanya geleng-geleng saja.

“Yama-kun membawa barang kesukaannya dan tidak boleh satu orang pun yang memakainya.” Jelas Ryu singkat.

“Barang apa?” tanya Yabu heran.

“Liat aja nanti!” kata Ryu tersenyum. Yabu hanya bisa pasrah menunggu Yamada datang.

@Toilet (waktu yang bersamaan)

Apa ini toiletnya? Tanya Yamada dalam hati.

“Apa kau ingin ke toilet? Atau hanya sekadar liat-liat saja?” tanya seorang gadis.

“Ehh, aku mau ke toilet. Kau sendiri?” tanya Yamada. Gadis tadi hanya mengangguk dan pergi masuk ke toilet perempuan.

Cantik, batin Yamada lalu pergi masuk ke toilet laki-laki tentunya.

Tak lama Yamada keluar dari toilet.

“Ugh! Yama-kun! Kau lagi, aku duluan ya! Udah telat nih!!” seru gadis tadi sambil berlari.

Tersirat perasaan bangga di diri Yamada. Ada yang memanggilnya ‘Yama-kun’ padahal perempuan tadi belum kenal dengannya. Yamada pun berjalan santai untuk kembali ke Yabu dan Ryu.

***

“Gomen!” seru Yamada saat sampai di hadapan Yabu dan Ryu.

“Ayo! Lewat sini! Kita akan pergi ke kamar kalian dulu! Ku lihat kalian cape sekali.” Kata Yabu.

“Kau tau saja, Yabu-kun!” seru Ryu senang. Yamada hanya tersenyum tipis.

@Kamar Yamada dan Ryu

“Jeng jeng! Ini kamar kalian. Bagiamana jika sebelum berkeliling kalian beres-beres dahulu?” tanya Yabu sambil membuka pintu. Yamada dan Ryu hanya mengangguk saja.

“Nah, silahkan masuk, Yama-kun, Ryu-kun.” Kata Yabu sambil menyuruh Yamada dan Ryu masuk. Yamada masuk terlebih dahulu, sedangkan Ryu berjalan kehadapan Yabu.

“Yabu-kun, kamu penasaran dengan isi koper dan tas Yama-kun ya?” tanya Ryu.

“Ya begitulah! hehehehe…” jawab Yabu cengengesan. Ryu geleng-geleng kepala.

“Cepet masuk!!!” seru Yabu sambil mendorong Ryu. Saat di dalam, Ryu dan Yabu menyimpan tas dan koper yang mereka bawa di dekat kasur.

“Hmmm… Kamarnya luas juga!” komentar Yamada.

“Apa ini balkon? Wah… Indah sekali pemandangannya!” seru Ryu saat pergi ke balkon.

“Hey! Mengapa ada tali di sini? Aku dan Yama-kun tidak akan bunuh diri!” seru Ryu kaget saat melihat tali.

“Baka! Itu buat jemur pakaian!!” seru Yamada sambil mendaratkan kepalan tangannya ke kepala Ryu.

“Hehehe… Maaf!” kata Ryu cengengesan.

“Baiklah! Mari kita bagi-bagi tempat untuk kalian! Bagaimana jika di mulai dari tempat tidur?” usul Yabu sambil menunjuk ke arah tempat tidur yang bertingkat.

“Yama-kun! Kau pasti ingin di atas kan? Yasudah aku di bawah saja.” Kata Ryu. Yamada hanya mangut-mangut setuju.

Yamada mendekati tempat tidurnya yang di atas. Lalu mengambil gulingnya.

“Ryu-kun! Ini! Kau boleh memilikinya!” seru Yamada sambil melempar gulingnya ke arah Ryu.  Dengan sigap, Ryu menangkap guling tersebut.

Baik sekali dia, memberikan gulingnya pada Ryu-kun, ckckckck, baru saja Yabu mengatakan itu, Yamada mendekati kopernya, lalu dia mengambil sebuah guling dari kopernya dan menyimpannya dengan rapih di tempat tidurnya.

“hah? GUBRAKK!” Yabu tertawa aneh.

Ryu sudah menahan tawa melihat reaksi Yabu. Jadi ini barang kesukaan Yama-kun, ya ampunn, batin Yabu.

“Ini belum seberapa!” bisik Ryu.

“Benarkah? Apalagi??” tanya Yabu.

“Hmm… Yama-kun! Kita bagi-bagi lemari buku yuk!” tawar Ryu.

“Ya! Hmm… Ryu-kun, aku 3 rak ya! Kau 1 saja!” seru Yamada.

“Loh! Kasihan Ryu-kun! Kenapa tidak masing-masing 2 saja?” tanya Yabu bingung.

“Tidak apa! Toh, buku aku kan cuma sedikit,” kata Ryu sambil tersenyum.

“Baguslah!” seru Yamada menghampiri kopernya lagi.

“Bawa apalagi tu anak?” tanya Yabu ke Ryu. Sebagi jawaban Ryu hanya tersenyum. Ryu pun ikut meyimpan buku pelajarannya di rak paling atas.

“Ryu-kun! Bisa bantu aku?” tanya Yamada sambil mengeluarkan buku pelajarannya.

“Tentu! Sini ku simpan!”seru Ryu sambil mengambil buku pelajaran Yamada.

“Simpan itu di paling bawah!” seru Yamada. Ryu mengangguk.

Saat di simpan, ternyata hanya terpakai setengah dari rak ke empat. Rak Yamada masih tersisa banyak sekali. Lalu, apa lagi yang di simpan Yamada?

“Ryu-kun! Simpan ini di rak yang mana saja!” seru Yamada memberi manga alias buku komik.

Ya, yang membuat Yamada memerlukan banyak rak adalah manga-nya itu. Padahal, jika untuk buku pelajaran 1 rak pun cukup. Yabu hanya geleng-geleng melihatnya.

“Bagimana jika sekarang saja kita berkeliling?” tanya Ryu, setelah membereskan semua barang-barang mereka.

“Baiklah! Ayo pergi! Ah, ini kuncinya! Satu orang pegang satu kunci.” Kata Yabu sambil memberi masing-masing 1 kunci. Lalu mereka pergi.

@Taman belakang

“Wahh… Indah sekali pemandangannya!” seru Ryu saat melihat danau yang cukup luas dan bunga-bunga yang banyak sekali.

“Aku tak mengira, kalau di sini ada danau dan bunga-bunga ini,” kata Yamada.

“Ya, begitulah. Tempat ini sering di datangi siswa-siswi, karena udaranya yang sejuk dan pemandangannya yang ini. Kalian juga bukan?” tanya Yabu.

“Ya,” jawab Yamada singkat dan dingin tentunya.

Yabu melihat jam-nya. Sudah menunjukkan pukul 12.00.

“Aku akan mengenalkan kalian ke teman sekelompok kita. Yuk ke Kantin!” seru Yabu.

“Memang sudah jam istirahat?” tanya Ryu. Yabu mengangguk.

Mereka pun pergi ke kantin untuk bertemu dengan teman-teman yang lain.

Bersambung…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: